Laporan keuangan pada KPPN Surabaya II menjadi alat berharga dalam setiap kinerja dan progam kerja untuk pemantauan,evaluasi dan pengelolaan keuangan negara untuk mencapai suatu tujuan serta progam kerja yang ditetapkan. Dalam setiap tahunya masalah APBN terus berulang dengan pengeluaran belanja yang melebihi pendapatan negara yang diperoleh pada tiap tahunnyadan era Covid-19 pemerintah banyak mengeluarkan dana yang tidak terduka untuk masyarakat ketika terjadi perubahan dalam APBN yang biasa disebut dengan APBN-P pengeluaran belanja meningkat sedangkan pendapatan negara menurun yang akhirnya menjadi beban deficit anggaran semakin besar. Metode penelitian yang digunakan ialah studi literatur, serta observasi dengan objek studi peneliaian pembuatan Laporan PertanggungJawaban (LPJ) Bendahara Pengeluaran KPPN Surabaya II diwilayah Provinsi Jawa Timur. Hasil Penelitian Menunjukan kefektivitasan bendahara pengeluaran dalam pembuatan LPJ dan dijadikan dasar perbaikan serta peningkatan yang diperlukan bagi bendahara pengaluaran KPPN Surabaya II. Kata kunci: Efektivitas, Laporan PertanggungJawaban (LPJ), Bendahara pengeluaran
Copyrights © 2024