Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana makna komunikasi simbolik permainan yongkang di Kecamatan Lambandia dan mengetahui bagaimana cara bermain yongkang di Kecamatan Lambandia. Penelitian ini menggunakan snowball sampling. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. teknik analisis data menggunakan pendekatan kualitatif dengan langkah-langkah sebagai berikut reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam permainan yongkang menggunakan berbagai simbol kartu yang berbeda warna tetapi jumlah tiap kartuya sama kecuali simbol joker yang hanya terdapat masing-masing 2 simbol joker berwarnah merah dan 2 simbol joker yang berwarna hitam. Adapun cara bermain yongkang di Kecamatan Lambandia yaitu : Satu meja terdiri dari 6 orang, permainan dilakukan sebanyak sepuluh putaran, setiap pemain di wajibkan mengambil nomor meja, membagi dan mengocok kartu dilakukan secara bergiliran oleh pemain, pemain yang bandar atau main pertama adalah pemain yang jumlah pointnya sudah cukup 50, kartu yang sudah turun atau sudah dibuang tidak bisa diambil kemabali (mati). kata kunci : Yongkang, Masyarakat, Makna Simbolik.
Copyrights © 2024