Artikel ini adalah hasil penelitian yang menguraikan bagaimana penggunaan media sosial Facebook dalam komunikasi pemasaran produk fashion oleh pedagang online di Desa Gunung Jaya Kabupaten Kolaka Timur dengan menggunakan pendekatan teori model AIDA serta menguraikan faktor yang mendukung dan menghambat pemasaran tersebut. Penelitian dilakukan dengan metode kualitatif deskriptif yang mengamati sejumlah pedagang yang memanfaatkan Facebook dalam pemasarannya di Desa Gunung Jaya. Wawancara dilakukan kepada 8 orang informan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa komunikasi pemasaran dengan Facebook oleh pedagang di Desa Gunung Jaya telah berjalan secara natural dan efektif mengikuti 4 tahapan model AIDA yaitu attention (menarik perhatian), interest (menciptakan minat), desire (membangkitkan keinginan) dan action (melakukan tindakan). Pemasaran melalui Facebook didukung oleh beberapa faktor seperti ketersediaan jaringan internet, pos kurir yang mudah diakses dan masyarakat yang paham media sosial sedangkan faktor penghambatnya seperti tidak adanya kurir lokal dalam daerah, akses jalan yang buruk, keterbatasn modal dan keterbatasan pengetahuan teknologi konten kreasi oleh pedagang. Penelitian ini penting untuk memahami bagaimana evektifitas penggunaan media sosial Facebook dalam komunikasi pemasaran. Penelitian ini selanjutnya dapat digunakan sebagai literatur mengenai pengamatan atas komunikasi pemasaran secara digital Kata Kunci: Komunikasi Pemasaran, AIDA, Facebook
Copyrights © 2024