Dalam konteks lingkungan akademik, kemampuan komunikasi Asertif sangat penting untuk menghasilkan diskusi yang produktif, kolaborasi yang efektif. Tujuan penelitian ini untuk Mengetahui bagaimana komunikasi Asertif dalam lingkungan mahasiswa ilmu komunikasi dalam berkomunikasi dengan sesama mahasiswa dan dampak komunikasi Asertif pada hubungan antar-mahasiswa ilmu komunikasi di lingkup akademik. Metode penelitian mengunakan kualitatif merupakan sebuah metode penelitian yang memanfaatkan data Kualitatif dan dijabarkan secara d eskriptif. Hasil penelitian dengan mengunakan 3 indikator Teori Asertif dari George A. Kelly yaitu: (1). Konstruk personal, mahasiwa ilmu komunikasi mengangap komunikasi Asertif sangat positif dimana mereka melihat komunikasi Asertif ini sangat membantu terutama dalam hal berkomunikasi dengan sesama mahasiswa baik dalam kelas maupun di luar kelas, pengalaman pertama mahasiswa dengan komunikasi Asertif, khususnya dalam konteks organisasi kampus HIMIK (Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi), memainkan peran penting dalam mengembangkan kemampuan mereka untuk berkomunikasi secara efektif. (2). Antisipasi, manfaat nyata dari penerapan komunikasi Asertif dalam interaksi sehari-hari mahasiswa ilmu komunikasi. Komunikasi Asertif membantu mereka untuk mengantisipasi dan mengelola konflik, serta menjadi penengah yang efektif dalam menyelesaikan masalah. (3). Validasi, Mahasiswa ilmu komunikasi menunjukkan keterampilan komunikasi yang baik dengan mendengarkan dengan seksama, menyampaikan pendapat dengan jelas dan sopan, serta menghargai pendapat orang lain.
Copyrights © 2024