Pengetahuan mengenai kewirausahaan di Abad ke-21 merupakan hal penting guna menunjang keterampilan hidup bagi para generasi muda, khususnya para santriwan dan santriwati. Program pembelajaran mengenai kewirausahaan yang ada di pondok pesantren yang dijadikan tempat pengabdian masih belum ada, sehingga program penyuluhan terkait kewirausahaan sangat penting untuk dilakukan. Progam pengabdian ini bertujuan untuk memberikan informasi kepada para santriwati mengenai kewirausahaan biologi, khususnya pemanfaatan mikroba dalam makanan dan minuman. Pengabdian ini menggunakan metode Asset Based for Community Development (ABCD) yang terdiri dari lima tahapan yaitu identifikasi potensi, pemetaan aset, analisis program, pelaksanaan program dan evaluasi. Program pengabdian ini diikuti oleh para santriwati sebanyak 50 orang yang berdomisili di pondok pesantren. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa para santriwati telah mengetahui pengertian mikroba, macam-macam mikroba, peran mikroba yang menguntungkan dan merugikan serta pemanfaatan mikroba sebagai peluang usaha di bidang makanan dan minuman. Disarankan untuk pelaksanaan program pengabdian selanjutnya dilakukan kegiatan mengenai praktik pembuatan makanan dan minuman yang menggunakan mikroba agar kegiatan pengabdian lebih bermanfaat dan berkelanjutan.
Copyrights © 2024