Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menghadapi berbagai tantangan dalam hal inovasi. Meskipun inovasi sangat penting untuk kelangsungan dan pertumbuhan bisnis, UMKM sering kali memiliki keterbatasan yang dapat menghambat upaya inovatif mereka. Pemilik dan karyawan UMKM mungkin kekurangan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk berinovasi. Terbatasnya akses ke pelatihan dan pendidikan tentang inovasi dan teknologi terbaru. Beberapa pemilik UMKM mungkin enggan melakukan perubahan atau mencoba hal-hal baru karena takut akan risiko atau kegagalan. Melalui pengabdian masayarakat yang dilakukan dosen STIE Riau dengan memberikan solusi yakni pelatihan inovasi produk makanan dengan melatih memahami masalah dan memberikan solusi dari masalah yang dihadapi menjadi sebuah inovasi. Pengabdian dilaksanakan pada kelompok usaha bersama graha permai dengan dihadiri 9 orang anggota kelompok yang memiliki produk makanan jajanan pasar. Hasil yang diperoleh adanya perubahan pemahaman dan kemampuan anggota kelompok dalam menghasilkan inovasi produk makanan dengan memahami keluhan yang disampaikan pelanggan lalu memberikan solusi dari keluhan tersebut menjadi sebuah produk inovatif.
Copyrights © 2024