Penelitian ini bertujuan mengetahui tingkat resiko ergonomi otot-rangka siswa dalam melakukan praktik. Metode yang digunakan untuk menganalisis posisi tubuh adalah Rapid Entire Body Assesment (REBA). Penelitian ini dilakukan dengan observasi terstruktur antropometri siswa untuk mengkategorikan tubuh lalu dianalisa menggunakan metode REBA. Metode REBA menganalisis posisi leher menekuk, posisi punggung membungkuk, posisi kaki berjongkok, Posisi lengan atas dinaikkan, posisi lengan bawah menekuk, posisi pergelangan tangan menekuk. Beban angkat dari roda dan ban sepuluh kilogram. Pegangan genggaman tangan tidak bisa diterima karena pegangan tidak sesuai. Aktivitas kaki berlebihan karena jongkok lebih dari satu menit. Hasil nilai REBA antropometri persentil 5 sebesar 10, berarti tingkat resiko cidera tinggi dan tindakan perlu dilakukan perubahan untuk mengurangi resiko. Hasil nilai REBA antropometri persentil 50 dan 95 sebesar 12 berarti tingkat resiko cidera sangat tinggi dan kondisi sangat berbahaya dan tindakan perlu saat ini juga dilakukan perubahan untuk mengurangi resiko. Kendaraan yang tidak bisa diatur ketinggiannya membuat kondisi praktik rentan terhadap cidera. Sebaiknya menggunakan alat bantu car lift untuk mengatur ketinggian kendaraan sesuai dengan antropometri.
Copyrights © 2016