Penelitian ini bertujuan untuk memahami perilaku phubbing siswa dalam konteks kehidupan sosial di lingkungan sekolah. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian secara menyeluruh mengungkapkan bahwa penggunaan smartphone berdampak negatif pada interaksi sosial, yang mengarah pada konsekuensi negatif dan perubahan persepsi. Faktor-faktor yang berkontribusi pada fenomena ini termasuk kemajuan teknologi, masalah multitasking, efek negatif budaya digital, dan disengajakan sosial. Penggunaan smartphone, terutama dalam kegiatan media sosial, mengurangi perhatian pada interaksi sosial di lingkungan terdekat. Fenomena ini telah menjadi norma budaya dalam pendidikan dan dunia digital, mempengaruhi interaksi sosial dan mempromosikan lingkungan sosial yang lebih sehat. Simpulan "Phubbing" mengacu pada tindakan yang mempengaruhi komunikasi, interaksi, dan kepercayaan dalam lingkungan sosial, terutama di antara siswa. Kata Kunci: Kehidupan Sosial, Perilaku Phubbing,
Copyrights © 2024