Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kualitas pembelajaran dengan model 9E Learning Cycle berpendekatan STEAM siswa kelas VII SMP N 8 Semarang dan menganalisis kemampuan komunikasi matematis siswa dari tiap tipe kepribadiannya. Jenis penelitian ini adalah mix method. Pemilihan subyek penelitian dengan menggunakan tes inventori. Hasil tes inventori tipe kepribadian dari 35 siswa yang mengikuti tes diperoleh 19 siswa guardian, 4 siswa artisan, 4 siswa rational, 5 siswa idealist dan 3 siswa bertipe ganda yaitu artisan dan guardian. Subyek diambil satu dari masing-masing tipe yaitu guardian, artisan, rational, dan idealist. Teknik pengumpulan data penelitian ini adalah Tes Kemampuan Komuniasi Matematis (TKKM) dan wawancara. Hasil tes dan wawancara dianalisis berdasarkan indikator yaitu: (1) representasikan ide visual (IKKM 1), (2) penggunaan notasi matematika (IKKM 2), (3) pemahaman konsep matematis (IKKM 3), dan (4) keruntutan serta penarikan kesimpulan dengan bahasa sendiri (IKKM 4). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Pembelajaran dengan model 9E Learning Cycle berpendekatan STEAM berkualitas baik secara kualitatif maupun kuantitatif; (2) Hasil deskripsi komunikasi tiap-tiap tipe kepribadian yaitu siswa guardian menguasai IKKM 1, 2, 3, dan 4. Siswa artisan kurang menguasai IKKM 1 dan 2, sedangkan IKKM 3 kurang pada penggunaan rumus, pada IKKM 4 subyek mampu menuliskan apa yang diketahui dan ditanyakan, namun masih kurang dalam memberikan kesimpulan. Siswa rational menguasai IKKM 1, masih kurang menguasai IKKM 2, mampu memberikan jawaban dengan benarpada IKKM 3, namun kurang pada penulisan rumus serta kesesuaian penggunaan rumus, mampu menyelesaikan soal secara runtut, namun cenderung singkat dan sederhanapada IKKM 4. Siswa idealist mampu menguasai IKKM 1, 3 dan 4, namun kurang pada IKKM 2.
Copyrights © 2024