Penelitian ini mengkaji tentang perbandingan antara kelompok surah yang berbasis pada susunan Qur’an mushafi dan susunan histori. Masing-masing dari kelompok surah merujuk pada perspektif ilmuwan Muslim Raymond Farrin dan ilmuwan Barat Theodore Noldeke. Pendekatan yang digunakan yakni pendekatan komparatif dan strukturalisme, sedangkan metodenya menerapkan penelitian kepustakaan. Kebaruan dari penelitian ini tidak lain adalah memberikan perspektif yang lebih kekinian mengenai susunan al-Qur’an. Urgensinya adalah untuk dapat membedakan al-Qur’an yang tersusun secara tauqifi dan tersusun menurut kronologi turunnya ayat. Di samping itu, penelitian ini juga dilakukan dengan tujuan agar mampu menjawab tanggapan miring dari para orientalis yang menganggap al-Qur’an tidak beraturan. Adapun luaran yang ditargetkan ialah arikel jurnal penelitian yang dipublikasi.
Copyrights © 2024