Kejadian hipertensi di DI Yogyakarta pada tahun 2021 sebanyak 251.100 kasus. Di Kabupaten Bantul, hipertensi menempati urutan pertama dalam sepuluh besar penyakit berdasarkan kunjungan rawat jalan tahun 2021 di seluruh Puskesmas Bantul. Studi membuktikan bahwa kesadaran masyarakat masih kurang dalam kepatuhan terhadap penggunaan obat hipertensi sehingga menyebabkan terapi pengobatan yang kurang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dan kepatuhan penggunaan obat hipertensi pada pasien hipertensi di Posyandu Menur, Dusun Sumberan. Metode penelitian yang digunakan adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional dengan sampel 44 menggunakan metode purposive sampling. Analisis data menggunakan Uji Chi Square pada SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan baik (27%), cukup (39%), kurang (34%). Kepatuhan dengan penggunaan obat hipertensi, kepatuhan (89%) dan ketidakpatuhan (11%). Hasil uji Chi-Square diperoleh nilai Asimpp. Sig. (2- sided) yaitu 0,000, yang berarti nilainya kurang dari 0,05 menunjukkan adanya hubungan antara tingkat pengetahuan dan kepatuhan penggunaan obat hipertensi pada penderita hipertensi di Posyandu Menur Dusun Sumberan. Kata kunci: Hipertensi, tingkat pengetahuan, kepatuhan.
Copyrights © 2023