Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh dosis pupuk kotoran walet terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman Bawang Merah. Penelitian dilaksanakan pada bulan September sampai Desember 2022 di Lokasi Transmigrasi Desa Oluboju, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dengan 5 perlakuan sebagai berikut : P0 = kontrol ( 0 ), P1 = 5 ton/ha (P2 = 10 ton/ha, P3 = 15 ton/ha, P4 = 20 ton/ha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi Dosis Pupuk Kotoran Walet Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Bawang Merah berpengaruh nyata pada pada parameter tinggi tanaman sedangkan pada komponen hasil berpengaruh nyata terhadap jumlah umbi per rumpun tetapi berpengaruh nyata pada parameter berat segar per rumpun, berat umbi basah per rumpun, dan hasil per hektar. Hasil tertinggi pada dosis 10 ton/ha dengan hasil rata – rata 5,37 ton/ha namun tidak berpengaruh nyata pada parameter jumlah daun dan jumlah anakan
Copyrights © 2024