Perkembangan program Keluarga Berencana saat ini bukan saja untuk menurunkan angka kelahiran, tetapi mewujudkan bonus demografi yang berkualitas. Peningkatan kualitas pelayanan kesehatan perlu dilakukan secara berkesinambungan. Maka peramalan Akseptor KB baru pada Kecamatan Air Batu dengan menerapkan metode Single Moving Average untuk mengantisipasi kenaikan pengguna keluarga berencana. Untuk itulah diperlukan peramalan (forecasting). Sehingga jumlah sarana harus sebanding dengan jumlah akseptor Keluarga Berencana (KB). Namun permasalahan yang terjadi adalah kesulitan dalam menentukan jumlah peserta baru Keluarga Berencana (KB). Adapun dengan peramalan yang digunakan adalah dengan metode single moving average menggunakan sejumlah data actual permintaan yang baru agar mendapatkan nilai ramalan untuk permintaan dimasa mendatang. Dan data yang akan diramalkan adalah akseptor KB dengan jenis dan hasil MAPE seperti berikut, Spiral, Vasektomi, Tubektomi, Kondom, Implan, Suntuk dan Pil. Metode peramalan ini akan dirancang dan dibangun dengan menggunakan bahasa pemrogramman PHP dan database MySQL. Hasil perhitungan menggunakan metode single moving average didapat hasil peramalan terhadap akseptor KB baru dengan persentase angka tertinggi yaitu 16,77% yaitu dengan alat kontrasepsi KB IMP. Dari hasil perhitungan tersebut kan dituangkan kedalam sebuah sistem perangkat (software), sehingga untuk melakukan peramalan selanjutnya, dapat dilakukan dengan mudah dan lebih efektif.
Copyrights © 2024