Digital technology is developing very rapidly, including document digitization. With the shift in the form of documents, wet signatures have also shifted to electronic signatures. During the distribution process of digital documents, there is no guarantee that the contents of the document are not modified by other parties, so a tool is needed to authenticate the authenticity of the document. Cryptography can be a solution, especially asymmetric key cryptography. The Rivest-Shamir-Adleman (RSA) algorithm is a type of asymmetric cryptography with security that lies in the integer factoring problem. To speed up the encryption and decryption process, an improved RSA is used by adding one prime number to the key generation process. In addition to asymmetric key cryptography, there is one function that is useful in creating electronic signatures, which is the hash function. The combinations of the RSA algorithm and the SHA-256 hash function can be one solution for digital document authentication. In addition, the addition of a QR Code can also make it easier to sign and check the authenticity of documents.Keywords: Document Authentication, Electronic Signature, Enhanced RSA, QR Code, SHA-256. AbstrakTeknologi menjadi salah satu bidang yang berkembang dengan sangat pesat saat ini dan membuat banyak hal didigitalisasi, salah satunya adalah dokumen. Dengan adanya peralihan bentuk dokumen, tanda tangan basah juga beralih menjadi tanda tangan elektronik. Selama proses distribusi dokumen digital, tidak ada jaminan bahwa isi dokumen tidak dimodifikasi oleh pihak lain sehingga diperlukan alat untuk melakukan autentikasi keaslian dokumen. Ilmu kriptografi dapat menjadi solusi, khususnya kriptografi kunci asimetri. Algoritma Rivest-Shamir-Adleman (RSA) adalah jenis kriptografi asimetri dengan keamanan yang terletak pada masalah pemfaktoran bilangan bulat. Untuk mempercepat proses enkripsi dan dekripsi, digunakan RSA yang ditingkatkan dengan cara menambahkan satu bilangan prima pada proses pembangkitan kunci. Selain kriptografi kunci asimetri, terdapat satu fungsi yang berguna dalam pembuatan tanda tangan elektronik, yaitu fungsi hash. Penggabungan algoritma RSA dan fungsi hash jenis SHA-256 dapat menjadi salah satu solusi untuk autentikasi dokumen digital. Selain itu, adanya penambahan QR Code juga dapat lebih mempermudah dalam proses penandatanganan dan pemeriksaan keaslian dokumen.
Copyrights © 2024