Pengujian perangkat lunak merupakan komponen penting dalam siklus hidup pengembangan perangkat lunak untuk memastikan kualitas dan fungsionalitas aplikasi. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan pengujian Black Box pada aplikasi manajemen persediaan sparepart berbasis website di perusahaan CV. Anugerah Sejahtera dengan menggunakan metode Equivalence Partitioning. Metode ini dipilih untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengujian dengan membagi input domain menjadi partisi yang dianggap setara dalam pengujian. Melalui studi kasus ini, hasil pengujian akan menunjukkan bagaimana metode Equivalence Partitioning dapat diimplementasikan, diikuti dengan analisis hasil pengujian untuk menilai keberhasilan aplikasi dalam memenuhi kebutuhan bisnis perusahaan.
Copyrights © 2024