Budaya organisasi merupakan salah satu faktor fundamental dalam meningkatkan daya saing, sehingga budaya organisasi dapat menjadi salah satu faktor kunci yang menentukan berhasil atau tidaknya suatu organisasi dalam mencapai tujuannya. Empat tipe budaya organisasi yang meliputi klan kultur, kultur adhokrasi, kultur hierarki, dan kultur market. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi budaya organisasi dalam pencapaian program kesehatan. Penelitian ini merupakan quantitative research dengan menggunakan desain korelasional, pengumpulan data dilakukan secara cross sectional study. Penelitian ini bersifat korelasi yang menjelaskan hubungan antar variable-variabel dengan mengunakan metode statistik melalui uji hipotesa. Populasi dan sampel penelitian berjumlah 112 responden pada 28 puskesmas di Kabupaten Aceh Besar, data dikumpulkan mengunakan angket dan dianalisis dengan uji statistik korelasi Spearman’s rho (r) dengan angka kemaknaan α ≤ 0,05. Penelitian ini menunjukkan hasil bahwa kultur klan (p-value= 0,001), kultur adhokrasi (p-value= 0,001), kultur hierarki (p-value= 0,001), dan kultur market (p-value= 0,001) berhubungan secara signifikan dengan pencapaian program kesehatan di puskesmas. Berdasarkan analisis dari empat model budaya organisasi tersebut, teridentifikasi kultur adhokrasi yang paling dapat diterima dalam pencapaian program kesehatan di puskesmas dalam wilayah Kabupaten Aceh Besar. Kultur adhokrasi merupakan gambaran model budaya organisasi yang mendominasi saat ini, organisasi pada lingkungan puskesmas-puskesmas di Kabupaten Aceh Besar terus berusaha untuk meningkatkan efisiensi dan efektifitas kinerja dengan mengadopsi dan mengimplementasikan sebuah sistem kerja, budaya organisasi menjadi salah satu faktor yang mempengaruhinya.Kata kunci : Kultur Klan, Kultur Adhokrasi, Kultur Hierarki, Kultur Market, Budaya Organisasi, Program Kesehatan.
Copyrights © 2024