Pengaruh keluarga terhadap pembentukan self identity remaja sangat penting dalam masa perkembangan remaja yang mengalami banyak perubahan identitas diri. Sosok orang tua merupakan sosok yang paling berperan signifikan dari pembentukan identitas dan kepribadian anak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perbedaan self identity remaja yang tinggal bersama orang tua utuh dan orang tua bercerai, serta mendeskripsikan perbedaan self identity remaja ditinjau dari jenis kelamin. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif komparatif dengan desain model faktorial. Metode penelitian yang diterapkan dalam penelitian ini adalah ex post facto dengan pengambilan data total sampling dengan jumlah 420 siswa yang terdiri dari 216 siswa yang tinggal bersama orang tua utuh dan 204 siswa yang tinggal bersama orang tua bercerai. Instrumen yang digunakan adalah skala likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) Secara keseluruhan self identity remaja ditinjau dari keutuhan keluarga dan jenis kelamin berada pada kategori rendah (60,24%). (2) Terdapat perbedaan yang signifikan antara self identity remaja yang tinggal bersama orang tua utuh dan bercerai. (3) Terdapat perbedaan yang signifikan antara self identity remaja berjenis kelamin laki-laki dan perempuan. (4) Tidak terdapat interaksi antara keutuhan dan jenis kelamin dalam menjelaskan self identity remaja. Keywords: Self Identity, Orang tua utuh, Orang tua Bercerai.
Copyrights © 2024