Metode pembelajaran yang monoton dan kurang menarik dapat menyebabkan minat dan motivasi siswa menurun, yang pada akhirnya berdampak negatif pada hasil belajar. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan hasil belajar siswa dan memberikan alternatif metode pembelajaran yang lebih efektif dan menarik. Penelitian dilakukan di SDN Dukuh Menanggal 1/424 Surabaya dengan subyek penelitian berjumlah 29 siswa dari kelas III. Metode dari penelitian ini dibagi menjadi dua siklus. Siklus pertama; tahap planning, tahap pelaksanaan acting, tahap observing, dan tahap reflecting. Siklus kedua; tahap planning, tahap pelaksanaan acting, dan tahap observing. Pada nilai rata-rata tes pertama sebelum kegiatan dilakukan, siswa hanya mendapat skor 40%. Namun, dari analisis rata-rata tingkat ketuntasan belajar siswa secara individu pada setiap proses pembelajaran, tampak adanya kenaikan yang signifikan dari 67% pada siklus pertama menjadi 100% pada siklus kedua.
Copyrights © 2023