Simpang Proliman Prambanan adalah simpang yang mengalami dampak lalu lintas yang diakibatkan oleh laju pertumbuhan volume lalu lintas yang melebihi kapasitas jalan sehingga mempengaruhi kinerja simpang dan juga tingkat pelayanannya. Metode pada penelitian ini adalah mengumpulkan data survei langsung kemudian di input kedalam Software PTV Vissim untuk dilakukan pemodelan lalu lintas. Solusi perbaikan kinerja Simpang APILL Proliman Prambanan dilakukan dengan perubahan waktu siklus kondisi eksisting menggunakan red-red/amber-green-amber menjadi Red (Utara) 59 detik, (Selatan) 59 detik, (Barat) 28 detik, (Timur) 32 detik, Green (Utara) 17 detik, (Selatan) 17 detik, (Barat) 48 detik, (Timur) 44 detik, Amber (Utara) 3 detik, (Selatan) 3 detik, (Barat) 3 detik, (Timur) 3 detik, sedangkan Red/Amber untuk semua lengan pada simpang Cuma 1 detik total waktu siklusnya adalah 80 detik. Hasil yang diperoleh dari merubah waktu siklus untuk 5 tahun mendatang kinerja simpang menjadi lebih baik berdasarkan tingkat pelayanan yang berubah dari F(buruk sekali) menjadi C (sedang).
Copyrights © 2024