Kenikir merupakan jenis sayuran yang sering dikonsumsi mentah sebagai lalapan dan dimasak sebagai sayur. Senyawa flavonoid dan fenolik yang terdapat pada daun kenikir dapat digunakan sebagai antiglikasi. Glikasi sendiri merupakan penyebab terjadinya komplikasi pada penderita diabetes. Reaksi glikasi akan membentuk senyawa berbahaya Advanced Glycation End Products (AGEs) sehingga memperburuk kondisi penderita diabetes. Antiglikasi sangat dibutuhkan untuk mencegah produksi Advanced Glycation End Products (AGEs). Mengetahui aktivitas antiglikasi pada ekstrak daun kenikir merupakan tujuan penelitian ini. Dalam penelitian ini digunakan metode spektrofotometri UV-VIS. Hasil ekstrak daun kenikir direaksikan dengan 2,4-dinitrofenilhidrazin (DNPH) dan BSA terglikasi dianalisis menggunakan Spektrofotometri pada panjang gelombang 450 nm. Hasil penelitian menujukkan ekstrak etanol daun kenikir memiliki aktivitas antiglikasi dengan rata-rata nilai sebesar 295,047 ppm dengan koefisien variasi sebesar 0,850%.
Copyrights © 2024