Pasien post operasi tumor laring di intensive care unit atas indikasi resiko mengalami gagal napas dan membutuhkan pemantauan intensive yang merupakan prosedur perawatan post operasi. Pada saat dilakukannya pembedahan, selain dilakukan pengangkatan tumor pada area laring juga dilakukan pemasangan trakeostomy untuk membuka jalan napas. Studi kasus ini bertujuan untuk menjelaskan asuhan keperawatan pada pasien dengan post operasi tumor laring di ICU.Diagnosa keperawatan pada kasus ini adalah gangguan penyapihan ventilator, resiko aspirasi, bersihan jalan nafas tidak efektif dan gangguan komunikasi verbal. Intervensi yang telah dilakukan berupa pemantauan respirasi, penyapihan ventilasi mekanik, monitor pola nafas, monitor produksi sputum, melakukan suction, pengaturan posisi, metode komunikasi alternatif dan kolaborasi pemberian farmakologi. Hasil evaluasi didapatkan pasien dengan trakeostomy, telah dilakukan extubasi setelah 24 jam pasien, produksi sputum masih banyak sehingga dilakukan suction setiap 20 menit, RR: 21x/menit, SpO2 98%, dan terapi oksigen nasal kanul 3 L/menit. Rekomendasi bagi perawat untuk melakukan intervensi bersihan jalan napas tidak efektif pada pasien dengan trakeostomy yaitu untuk mencegah infeksi, resiko aspirasi dan penurunan saturasi oksigen. Tindakan yang dapat dilakukan berupa suction, kolaborasi ventolin dan resfar untuk mengurangi produksi sputum dan perawatan trakeostomy.
Copyrights © 2024