Indonesian Journal of Obstetrics & Gynecology Science
Volume 7 Nomor 2 Juli 2024

Relationship between Age, Parity and Body Mass Index in Pregnant Women with the Incidence of Preeclampsia at Prof. Dr. Margono Soekardjo Hospital Purwokerto

Simanjuntak, Josua (Unknown)
Priyanto, Edy (Unknown)
Zulvayanti, Zulvayanti (Unknown)



Article Info

Publish Date
23 Jul 2024

Abstract

Background: Preeclampsia is a crucial problem in developing country and contributes 9% of maternal mortality in Asia. Moreover it has been the second main cause of maternal death in Indonesia and the leading cause of maternal death in Central Java since 2019.Objective: This study aims to determine the relationship between age, parity and BMI in pregnant women with the incidence of preeclampsia.Methods: This study is a retrospective analytic observational study with a case control design. The research subjects were all cases of vaginal delivery and cesarean section from July to December 2022.Results: There were 200 women as subjects consisting of 100 women with preeclampsia and 100 women without preeclampsia. Most of the research subjects were aged <35 years (71.5%). It was found that preeclampsia was significantly associated with age ≥35 years (p=0.019), BMI ≥30 (p=0.008) and primiparity (p=0.006). On bivariate analysis, women with age ≥35 years (OR 2.1; 95% CI; 1.12-3.97), BMI ≥30 (OR 2.4; 95% CI; 1.25-4.87) and primiparity (OR 2.2; 95% CI; 1.2- 3.92) are at increased risk of developing preeclampsia.Conclusion: The results of this study indicate that age ≥ 35 years, BMI ≥30 and primiparity are associated with the occurrence of preeclampsia.Hubungan Usia, Paritas dan Indeks Masa Tubuh pada Ibu Hamil dengan Kejadian Preeklamsia di RSUD Prof. Dr. Margono Soekardjo PurwokertoAbstrak Pendahuluan: Preeklamsia masih menjadi masalah kesehatan ibu yang krusial di negara berkembang dan berkontribusi sebanyak 9% mortalitas maternal di Asia. Preeklamsia menempati urutan ke-2 kematian ibu di Indonesia dan menjadi penyebab utama kematian ibu di Jawa Tengah sejak tahun 2019.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara usia, paritas, dan IMT pada ibu hamil dengan kejadian preeklamsia.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik retrospektif dengan desain case control. Subjek penelitian adalah seluruh kasus persalinan pervaginam dan seksio sesarea pada bulan Juli sampai Desember 2022.Hasil: Diperoleh subjek sebanyak 200 wanita yang terdiri atas 100 wanita dengan preeklampsia dan 100 wanita tanpa preeklampsia. Sebagian besar subjek penelitian berusia <35 tahun (71.5%). Ditemukan bahwa preeklamsia secara signifikan berhubungan dengan usia ≥35 tahun (p=0.019), IMT ≥30 (p=0.008) dan primiparitas (p=0.006). Pada analisis bivariat, wanita dengan usia ≥35 tahun (OR 2.1; 95%CI; 1.12 - 3.97), IMT ≥30 (OR 2.4; 95%CI; 1.25 - 4.87) dan primipara (OR 2.2; 95%CI; 1.2 - 3.92) berada dalam peningkatan risiko terjadi preeklamsia. Kesimpulan: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa usia ≥35 tahun, IMT ≥30 dan primiparitas berhubungan dengan terjadinya preeklampsia.Kata kunci: preeklamsia, usia, paritas, indeks masa tubuh

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

obgynia

Publisher

Subject

Health Professions Public Health

Description

OBGYNIA (Indonesian Journal of Obstetrics & Gynecology Science ) adalah jurnal dalam bidang ilmu Obstetri & Ginekologi yang diterbitkan resmi oleh Departemen Obstetri & Ginekologi Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran. OBGYNIA menerbitkan artikel penelitian tentang kemajuan ilmiah, manajemen ...