Sejak tahun 2011, Suriah telah dilanda perang saudara terbesar di Timur Tengah. Beberapa upaya mediasi telah dilakukan, terutama oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), namun sampai saat ini belum ada hasil yang memuaskan. Konflik ini merubah kondisi kehidupan jutaan warga Suriah. Dengan mengangkat resolusi konflik, penelitian ini berusaha untuk menelaah langkah-langkah upaya mediasi yang dilakukan oleh PBB, khususnya oleh Utusan Khusus untuk Suriah Lakhdar Brahimi. Analisis ini ditujukan untuk mengulas dan mengeksplorasi bagaimana langkah-langkah mediasi yang diterapkan oleh PBB dalam berupaya untuk mengatasi konflik di Suriah serta pengaruh eksternal dari negara-negara lain. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan 2 jenis sumber data, yaitu penelitian berbasis dokumen resmi dan penelitian berbasis internet. Penelitian ini menemukan bahwa terdapat beberapa langkah yang diterapkan oleh Lakhdar Brahimi yang merugikan Suriah dan gagal dalam mengakhiri perang saudara di Suriah. PBB telah menunjuk dua utusan khusus setelah Lakhdar Brahimi dan satu sebelumnya. Langkah-langkah yang dilakukan sebagian besar sama dan tidak dapat disetujui oleh setiap pihak yang terlibat dalam konflik ini. Keywords: Conflict resolution, Lakhdar Brahimi, United Nations, Suriah, Mediation
Copyrights © 2024