Rinitis alergi merupakan kondisi peradangan pada mukosa hidung yang dapat memburuk akibat kekurangan vitamin D. Studi ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kadar vitamin D dengan rinitis alergi. Penelusuran literatur dilakukan dengan Google Scholar, Pubmed, dan Proquest. Sebanyak 7 artikel dipilih untuk dikaji pada penulisan literature review ini. Kesimpulan yang didapatkan adalah defisiensi vitamin D lebih banyak pada kelompok rinitis alergi, terdapat hubungan kadar vitamin D dengan immunoglobulin E dan skor gejala hidung total, penderita rinitis alergi memiliki kadar vitamin D di bawah normal (<20 ng/ml). Kejadian defisiensi vitamin D dapat dipengaruhi oleh paparan sinar matahari yang tidak mencukupi, gangguan penyerapan makanan, karakteristik individu dan kurangnya konsumsi makanan mengandung vitamin D Pemberian dosis vitamin D3 berkisar 1.000-4.000 IU/hari selama 30 hari, dapat menaikkan kadar vitamin D dan kadar vitamin D ≥30 ng/ml dapat mengurangi keparahan gejala.
Copyrights © 2024