This research aims to explain and analyze shifts in family functions after divorce in Denpasar City. The research method used is a qualitative approach with a descriptive research type. The theoretical analysis chosen as the scalpel in this research is the functional structural theory of Robert K. Merton. The research results reveal that internal factors and external factors of divorce shift family functions in Denpasar City. In internal factors and external factors of divorce, it is stated that internal factors consist of domestic violence, education, and age at marriage. Meanwhile, external factors are infidelity, economics, and negative relationships between each family member. Internal and external factors coincide in families experiencing divorce. Meanwhile, the function of families resulting from divorce shifts in the social life of families in Denpasar City. Of the eight family functions, seven family functions are still functioning positively, namely religious, love and affection, social and cultural functions, and one is experiencing dysfunction. This research describes the results of family function shifting positively and negatively. In functional structural theory three functional postulates are consisting of functional unity, universal functionalism, and indispensability, apart from that there is an explanation of the analysis of structural aspects and functional aspects, and what is dominant in this research is the structural aspect. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan serta menganalisis pergeseran fungsi keluarga pasca perceraian di Kota Denpasar. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Analisis teori yang dipilih sebagai pisau bedah dalam penelitian ini adalah teori struktural fungsional dari Robert K. Merton. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa faktor internal dan faktor eksternal perceraian menggeser fungsi keluarga di Kota Denpasar. Dalam faktor internal dan faktor eksternal perceraian disebutkan bahwa faktor internal terdiri dari adanya kekerasan dalam rumah tangga, pendidikan, usia dalam perkawinan. Sedangkan faktor eksternal yaitu perselingkuhan, ekonomi, dan pergaulan negatif setiap anggota keluarga. Faktor internal dan eksternal terjadi secara bersamaan dalam keluarga yang mengalami perceraian. Sedangkan fungsi keluarga hasil perceraian bergeser dalam kehidupan sosial keluarga di Kota Denpasar. Dari delapan fungsi keluarga terdapat tujuh fungsi keluarga yang masih berfungsi positif yaitu fungsi agama, cinta dan kasih sayang, sosial dan budaya, dan satu mengalami disfungsi. Dalam penelitian ini menjabarkan hasil fungsi keluarga menggeser secara positif dan negatif. Dalam teori struktural fungsional terdapat tiga postulat fungsional yang terdiri dari kesatuan fungsional, fungsionalisme universal dan indispensability, selain itu terdapat penjelasan analisis aspek struktural dan aspek fungsional, dan yang menjadi dominan dalam penelitian ini adalah dari sisi aspek struktural. Kata kunci: perceraian, fungsi keluarga, struktural fungsional.
Copyrights © 2024