MERDEKA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Vol. 1 No. 5 (2024): Juni

MENGHADAPI TANTANGAN RADIKALISME DAN FUNDAMENTALISME AGAMA DALAM MENJAGA PRINSIP KETUHANAN YANG MAHA ESA DAN DEMOKRASI DI INDONESIA

Yuli Indriani Lubis (Unknown)



Article Info

Publish Date
29 May 2024

Abstract

Paham radikalisme dan fundamentalisme agama merupakan ancaman nyata bagi prinsip Ketuhanan Yang Maha Esa dalam Pancasila dan demokrasi di Indonesia. Kedua paham ini cenderung memonopoli kebenaran ajaran agama, menolak interpretasi lain, dan seringkali diikuti tindakan kekerasan atas nama agama, sehingga berpotensi melanggar hak kelompok lain, mengganggu harmoni sosial, serta mengancam prinsip demokrasi yang menghargai keberagaman, kebebasan berpendapat, dan perlindungan hak minoritas. Penelitian kualitatif dengan metode studi literatur dan analisis isi ini mengidentifikasi tantangan tersebut dan mengeksplorasi peran lembaga pendidikan serta organisasi keagamaan dalam upaya mitigasi. Deradikalisasi dan kontra-narasi yang melibatkan pemerintah, lembaga pendidikan, organisasi keagamaan, dan masyarakat sipil sangat diperlukan. Lembaga pendidikan dapat mengintegrasikan materi multikulturalisme, dialog antaragama, dan pemahaman inklusif ke dalam kurikulum untuk menanamkan nilai-nilai toleransi dan penghargaan terhadap keberagaman sejak dini. Sementara itu, organisasi keagamaan dapat mempromosikan pemahaman moderat terhadap ajaran agama serta mendorong dialog dan kerja sama antaragama untuk memperkuat harmoni sosial.

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

merdeka

Publisher

Subject

Other

Description

MERDEKA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Jurnal ini merupakan jurnal ilmiah multidisiplin yang bersifat peer-review dan terbuka. Jurnal ini terbit 6 kali dalam setahun yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Fokus dan ruang lingkupnya meliputi: Ilmu Sosial, Humaniora, ...