Potensi limbah organik seperti ampas dan arang tempurung kelapa sebagai sumber pupuk organik yang dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman. Dengan tujuan untuk mengkaji pengaruh pemberian ampas dan arang tempurung kelapa (Cocos nucifera L) terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman mentimun (Cucumis sativus L), penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan memberikan perlakuan dosis ampas dan arang tempurung kelapa yang berbeda pada tanaman mentimun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan dengan pemberian 200 gram ampas kelapa dan 200 gram arang tempurung kelapa (perlakuan A2) memberikan dampak yang paling signifikan terhadap pertumbuhan tanaman mentimun, dengan peningkatan jumlah daun, jumlah buah, panjang buah, dan berat basah buah yang signifikan dibandingkan dengan perlakuan lainnya. Implikasi dari penelitian ini adalah bahwa pemberian ampas dan arang tempurung kelapa dapat menjadi alternatif yang ramah lingkungan dalam meningkatkan hasil pertanian, memperbaiki kesuburan tanah, serta menjadi dasar bagi pengembangan praktik pertanian yang lebih berkelanjutan di masa depan.
Copyrights © 2024