Stres belajar merupakan respon yang tidak menyenangkan yang dialami individu dan dapat mempengaruhi kondisi fisiologis serta psikososial mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun skala stres belajar dengan melalui tujuh tahapan sebagai berikut: (1) pemilihan konsep skala, (2) penciptaan indikator, (3) penyusunan aitem, (4) review eksternal dan uji keterbacaan, (5) validasi aitem melalui expert judgement, (6) uji coba, dan (7) uji reliabilitas. Subjek penelitian ini terdiri dari 97 individu, dengan rincian 20 subjek untuk uji keterbacaan, 5 subjek untuk expert judgement, 20 partisipan untuk uji coba, dan 52 partisipan untuk pengujian akhir. Hasil penelitian ini menghasilkan 24 aitem awal, yang setelah melalui proses diskriminasi, disaring menjadi 21 aitem dengan nilai reliabilitas sebesar 0,856. Nilai reliabilitas yang tinggi ini menunjukkan bahwa skala yang dikembangkan memiliki konsistensi internal yang baik dan layak dijadikan sebagai instrumen pengukuran stres belajar. Dengan demikian, skala ini dapat digunakan untuk mengidentifikasi tingkat stres belajar pada individu dan memberikan dasar bagi intervensi yang lebih tepat dalam konteks pendidikan.
Copyrights © 2024