Perintang dalam membatik dengan menggunakan limbah dari biji asam jawa belum banyak diketahui oleh masyarakat, karena itu kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan penggunaan limbah ini kepada masyarakat juga pendidik. Metode dalam pelaksanaan kegiatan ini menggunakan metode ABCD. Tahap awal dilakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk dapat mengikuti kegiatan ini, tahap kedua masyarakat yang merespon berkoordinasi dengan tim pengabdi, tahap ketiga adalah pelaksanaan kegiatan yang diikuti oleh 20 orang peserta yang terdiri atas pendidik dan masyarakat umum. Tahap terakhir adalah evaluasi karya melalui sesi kritik yang tujuannya untuk melihat indikator keberhasilan pendampingan ini. Tingkat keberhasilan pelaksanaan pengabdian masyarakat yaitu semua peserta berhasil membuat batik kreatif dengan menggunakan perintang dari gutta tamarind. Rencana tindaklanjutnya peserta dapat mengajarkan kepada peserta didiknya juga lingkungannya. Manfaatnya penggunaan media alternatif untuk batik kreatif dapat diimplementasikan dan juga kedepannya dapat dimanfaatkan oleh industri kreatif dengan material yang ramah lingkungan.
Copyrights © 2024