Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana persepsi dan identifikasi, fasilitasi, pemahaman, dan pengelolaan yang merupakan bagian kecerdasan emosi berdampak pada perencanaan karir individu pada wanita yang memiliki konflik peran ganda. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, dan sampel yang digunakan adalah sampel non-probabilitas menggunakan metode purposive. Pemilihan sampel dilakukan secara subjektif berdasarkan karakteristik sampel yang ditentukan, dan 44 wanita di PT. PLN (PERSERO) UIP JBTB. Hasil kuesioner diolah menggunakan program SPSS 16.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor berikut tidak mempengaruhi perencanaan karir individu: persepsi dan identifikasi, pemahaman, dan elemen pengelolaan. Sebaliknya, fasilitasi mempengaruhi perencanaan karir individu. Hal ini menunjukkan bahwa organisasi dapat melakukan intervensi dan menawarkan dukungan nyata dalam membantu orang, terutama perempuan yang mengalami konflik peran ganda, merencanakan karir mereka. Oleh karena itu, diharapkan bahwa penelitian ini akan memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang manajemen sumber daya manusia dan memberikan kontribusi yang signifikan untuk pengembangan informasi baru dalam bidang ini.
Copyrights © 2024