Tak jarang orang tua suka membanding-bandingkan anaknya. Terlebih saat ada perkumpulan keluarga. Bukannya memotivasi, hal ini justru cenderung menimbulkan konflik antar saudara dan merusak tali silahturahmi. Saudara hendaknya saling mendukung dan tidak bersaing, apalagi saling menyakiti perasaan. Perkumpulan saudara bukanlah ajang pamer dan berkompetisi untuk melihat siapa yang terbaik. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh pola asuh orang tua terhadap persaingan saudara. Metode penelitian dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan purposive sampling dan diuji dengan analisis regresi linear (parametrik/non parametrik). Hasil analisis dari output JASP menyatakan pola asuh otokratis, demokratis dan permisif sebagai variable independent signifikan secara statistic terhadap variable dependen (agresifitas, kompetitif dan perasaan iri). dengan masing-masing nilai p (<0.001). artinya pola asuh orang tua memiliki pengaruh terhadap persaingan saudara.
Copyrights © 2024