Pendahuluan: Katarak merupakan penyebab kebutaan terbesar kedua di dunia (65,2 juta pasien). Katarak adalah suatu kelainan pada lensa mata yang ditandai timbulnya opasitas pada lensa dan mengakibatkan berkurangnya transparansi dari lensa. Salah satu faktor risiko katarak adalah diabetes mellitus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara diabetes mellitus dengan katarak. Metode: Penelitian ini merupakan suatu penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel dengan total sampling. Data penelitian adalah data sekunder yang diperoleh dari rekam medik. Analisis data dengan analisis univariat, bivariat menggunakan uji analisis fisher exact dan odds ratio. Hasil: Jumlah sampel pada penelitian ini adalah 310 responden. 265 responden mengalami katarak (85,50%), 27 responden mengalami katarak dan diabetes mellitus (8,70%), 18 responden menderita diabetes mellitus (5,80%). Dengan menggunakan analisis fisher exact diperoleh nilai p value = 0.000 (p <0.05) yang bermakna terdapat hubungan antara diabetes mellitus dengan katarak. Nilai odds ratio = 1,667 (OR >1) yang bermakna pasien dengan diabetes mellitus berisiko 1,667 kali lebih besar menderita katarak dibandingkan tidak diabetes mellitus. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara diabetes mellitus dengan katarak di RSUD Moh. Anwar Sumenep. Pasien yang menderita diabetes berisiko 1,667 kali lebih besar terjadi katarak dibandingkan tidak diabetes mellitus.
Copyrights © 2023