Dampak psikologis yang diderita oleh pasien tuberkulosis (TB) di Makassar sangat berpengaruh pada proses penyembuhan. Maka dari itu, selain memerlukan pengobatan yang intensif, mereka juga membutuhkan dukungan dari lingkungan sekitar untuk bisa sembuh dan melawan penyakit TB. Pembentukan pusat pendampingan psikososial bagi pasien TB di Makassar bertujuan untuk membantu para pasien mengatasi dampak-dampak psikologis yang mereka alami selama proses pengobatan. Rangkaian kegiatan dalam proses pembentukan pusat pendampingan psikososial meliputi pemberian materi pendampingan psikososial kepada kader, pembuatan pusat pendampingan psikososial berbasis shelter, penyusunan buku panduan pendampingan psikososial, dan penyusunan buku panduan pengembangan shelter. Tersedianya pusat pendampingan psikososial dapat memudahkan pasien dalam mengatasi dampak psikologis yang mereka alami. Selain itu, tersedianya buku panduan pendampingan psikososial juga dapat memudahkan para kader dalam memberi pendampingan secara psikis kepada para pasien.
Copyrights © 2024