Pendidik matematika di sebagian besar sekolah telah menggunakan berbagai model pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa mereka. Namun, hasil belajar siswa relatif rendah, jadi pendidik memilih model yang sesuai dengan materi yang diajarkan. Salah satu model seperti itu adalah model pembelajaran kooperatif STAD, yang didasarkan pada teori konstruktivisme yang ada pemberian materi, pembelajaran siswa dalam kelompok kecil, kuis, skor dari perkembangan individu dan tentunya penghargaan kelompok. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan hasil belajar siswa dengan pembelajaran kooperatif. Pembelajaran kooperatif yang dilakukan adalah tipe STAD. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas terdiri dari dua siklus dan dimulai dengan pra-siklus. Setiap siklus mencakup pengamatan, refleksi, perencanaan, dan pelaksanaan. Penelitian dilaksanakan di kelas XI.I SMAN 2 Mengwi Badung dengan 35 orang siswa sebagai subjek. Penelitian ini menggunakan instrumen tes dan non-tes berupa lembar observasi, wawancara, dan tes hasil belajar siswa. Hasil dari penelitian pada Siklus ke-I persentase siswa yang tuntas adalah 54% kemudian meningkat di Siklus ke-II dengan persentase ketuntasan 77%, dikarenakan sudah memenuhi ketuntasan klasikal yang ditetapkan maka penelitian dihentikan pada Siklus ke-II. Dapat disimpulkan bahwa siswa kelas XI.I SMAN 2 Mengwi Badung tahun pelajaran 2023/2024 menunjukkan hasil belajar matematika yang lebih baik ketika metode pembelajaran kooperatif STAD diterapkan.
Copyrights © 2024