Pemilihan umum presiden merupakan proses demokrasi yang dilakukan oleh masyarakat Indonesia selama lima tahun sekali. Provinsi Jawa Barat yang memiliki jumlah penduduk terbanyak sehingga para calon presiden dan tim suksesnya masing-masing harus serius dalam membuat strategi komunikasi poitiknya dengan tujuan mendapatkan suara dan dukungan terbanyak. Kabupaten Bandung memiliki jumlah pemilih pemula yang banyak menjadi tujuan utama dari strategi komunikasin politik pilpres 2024. Adapun maksud dan tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkapkan strategi komunikasi politik pemilihan presiden pada pemilih pemula. Metode kualitatif memungkinkan peneliti untuk beradaptasi dengan perubahan dan menanggapi temuan yang muncul selama proses penelitian. Ini memungkinkan eksplorasi yang lebih mendalam dan penemuan yang lebih organik. Penelitian ini bersifat deskriptif sehingga mampu mendeskripsikan tentang wawasan dan pendapat pemilih pemula mengenai pilihannya dengan jumlah responden 43 orang yang tersebar dari 30 Kecamatan. Sebanyak 34 responden dan menjadi mayoritas memiliki respon tanggapan yang positif terkait partisipasi pemilu presiden dengan respon yang sangat atusias, tertarik, peduli, dan mengikuti perkembangan politik yang sedang berlangsung. Sebanyak 9 responden merespon negatif dengan motif kurang peduli, tidak peduli dan tidak tertarik. Kedua seluruh responden sudah yakin dengan pilihannya, mayoritas memilih paslon 02 dan motif pilihannya sangat beragam diantaranya dengan latar belakang militer, ketegasan, popularitas dan gaya berkampanye yang tidak membosankan. Sebagian responden ada yang diperintahkan untuk memilih paslon 02 oleh orang tuanya, namun mayoritas responden memilih atas dasar kemauannya sendiri. Ketiga semua responden menggunakan aplikasi media sosial sebagai referensi utama terkait informasi politik Kata Kunci: Komunikasi, politik, pemilihan, presiden, pemilih pemula
Copyrights © 2024