Hyfresh Blitar adalah perusahaan retail terbesar di kota Blitar yang menyediakan kebutuhan pokok masyarakat. Produk andalannya adalah pastry, yang menyumbang penjualan terbesar di departemen bakery. Namun, departemen bakery menghadapi masalah dalam mengelola produksi pastry karena ketidakpastian permintaan dan keterbatasan analisis data. Penelitian ini bertujuan untuk meramalkan produksi pastry di Hyfresh Blitar menggunakan metode Jaringan Saraf Tiruan (JST) Backpropagation. Metode ini mempelajari pola dan tren dari data penjualan pastry. Penelitian ini melibatkan langkah langkah persiapan dataset, normalisasi data penjualan, pembagian dataset menjadi data latih dan target, inisialisasi arsitektur JST, pelatihan jaringan menggunakan metode Backpropagation, dan penghitungan Root Mean Square Error (RMSE). Dalam penelitian ini, digunakan tiga arsitektur JST dengan konfigurasi yang berbeda, yaitu 1-5-1, 1-10-1, dan 1-15- 1. Hasil pengujian menunjukkan bahwa ketiga arsitektur JST yang digunakan dalam peramalan penjualan menunjukkan tingkat akurasi yang baik, dengan nilai RMSE yang relatif kecil yakni masing-masing adalah 0.134923, 0.07458, 0.32818. Hasil ini mengindikasikan bahwa arsitektur 2 yakni 1-10-1, memiliki tingkat akurasi yang lebih baik dibandingkan dengan arsitektur lainnya. Meskipun terdapat perbedaan kecil antara hasil peramalan dan data aktual, keseluruhan arsitektur mampu mengikuti tren dan pola data penjualan dengan baik.
Copyrights © 2023