Instagram adalah salah satu media sosial yang sering digunakan oleh masyarakat Indonesia sebagai media hiburan, media pembelajaran, media penjualan dan media promosi. Di Instagram ada berbagai fitur seperti Instagram story, Instagram Feed, Instagram Reels, Instagram Filter dan Instagram Highlight. Fitur-fitur tersebut dapat digunakan untuk mempromosikan dan menaikkan brand image suatu produk atau tempat. Salah satunya adalah fitur Instagram Filter yang berbasis Augmented Reality. Menggabungkan teknologi 3D dan Augmented Reality untuk menciptakan sebuah filter yang dapat digunakan oleh followers Instagram @vinautismgalleryfilter. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sebuah media yang dapat dijadikan sebagai media interaktif dan media promosi di Vin Autism Gallery. Adapun metode perancangan yang digunakan adalah MDLC, sedangkan metode Augmented Reality yang digunakan adalah markerless dan marker based. Solusi yang telah dibuat adalah sebuah filter animasi 3D pada filter Instagram. Pada metode markerless kamera berfungsi tanpa penanda yang membuat objek 3D dapat diletakkan dimana saja, sedangkan pada metode marker based kamera diarahkan pada lukisan, animasi 3D akan muncul tepat di depannya. Ada 8 jenis aliran seni lukis dan 5 model objek 3D pada setiap jenis aliran. Hasil penelitian diperoleh dari pengguna filter dengan pengisian kuesioner menggunakan System Usability Scale (SUS) dan uji fungsional sistem menggunakan Black Box. Filter ini mendapatkan skor rata-rata yang baik pada kategori Sus Scale Grade.
Copyrights © 2024