Pada era perkembangan teknologi saat ini, berbagai aspek kehidupan, termasuk pendidikan, telah mengalami perubahan yang signifikan. Pondok Pesantren Ngalah di Kabupaten Pasuruan, misalnya, dari pengurus pusat telah memfasilitasi santri dengan tablet untuk komunikasi dengan keluarga. Namun, studi kasus yang ditemukan di asrama M terdapat masalah dalam manajemen peminjaman tablet yang masih dilakukan secara manual, sehingga pengurus kewalahan. Untuk mengatasi masalah ini, metode RFID diusulkan sebagai solusi. Metode RFID memungkinkan pengiriman identitas melalui gelombang radio, sehingga dapat digunakan untuk mengontrol akses peminjaman tablet dengan lebih efisien. Penggunaan sistem ini diharapkan dapat meminimalisir penyalahgunaan dan meningkatkan efisiensi pengelolaan peminjaman tablet di asrama. Sistem ini akan memungkinkan santri untuk meminjam tablet menggunakan Kartu Tanda Santri (KTS), memastikan hanya santri yang berhak yang dapat mengakses tablet tersebut, serta membantu pengurus dalam memonitor ketersediaan dan penggunaan tablet secara lebih efektif. Sistem ini telah berhasil digunakan sebagai alat untuk megelola peminjaman tablet santri yang berbasis RFID. Jarak maksimal pembacaan Kartu Tanda Santri oleh RFID reader adalah 4 cm.
Copyrights © 2024