Anemia merupakan masalah kesehatan masyarakat pada remaja putri terutama yang telah memasuki usia reproduksi. Era globalisasi memengaruhi gaya hidup remaja putri yang berdampak pada masalah kesehatan termasuk anemia. Pencegahan anemia berkaitan dengan pengetahuan remaja putri tentang bagaimana perilaku mencegah terjadinya anemia. Peningkatan pengetahuan remaja putri tentang anemia pada kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan penyuluhan kesehatan. Selain penyuluhan kesehatan, pada kegiatan pengabdian masyarakat ini juga dilakukan cek tekanan darah, kadar Hb dan pemberian tablet tambah darah. Pre-test dan post-test dlakukan kepada 30 remaja sasaran penyuluhan untuk mengukur adanya peningkatan pengetahuan remaja putri sebelum dan setelah dilakukan penyuluhan tentang anemia. Setelah dilakukan kegiatan penyuluhan kesehatan diperoleh nilai rata-rata peningkatan pengetahuan remaja putri dari nilai pre-test kategori baik sebanyak 5 orang, cukup 15 orang dan kurang sebanyak 10 orang dan nilai post-test setelah diberikan penyuluhan menjadi baik sebanyak 30 orang, cukup 0 orang dan kurang sebanyak 0 orang. Penyuluhan yang dilakukan menunjukkan hasil yang positif sehingga dari 30 orang remaja yang diberikan penyuluhan memiliki pengetahuan yang baik setelah diberikan penyuluhan tentang anemia. Melalui kegiatan penyuluhan kesehatan ini diharapkan remaja putri paham tentang pentingnya mencegah anemia.
Copyrights © 2024