Energi listrik merupakan pilar utama dalam mendorong perkembangan berbagai sektor kehidupan manusia. PLTU merupakan pembangkit listrik tenaga uap yang memanfaatkan tenaga kinetik yang berasal dari uap air untuk menghasilkan energi listrik. Pada proses pembuatan uap, air harus dilakukan pengolahan terlebih dahulu untuk menghindari pembentukan kerak dan korosi pada peralatan yang dapat mengganggu produksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui parameter analisis proses kimia pada siklus uap air serta untuk mempelajari cara mengontrol parameter siklus uap air dan bahan bakar. Metodologi yang digunakan pada penelitian ini meliputi analisis daya hantar listrik (konduktivitas), uji kadar klorida, uji kadar fosfat, serta uji kadar hydrazine dengan variabel yaitu jenis air yang dihasilkan dari proses yang berbeda. Hasil menunjukkan bahwa kondisi air selama bulan Januari di PT PLN Nusantara Power relatif aman, pada condensat water nilai pH>9,5; sepesific conductivity>9, serta cation conductivity<0,3 us/cm. Namun, pada air boiler terdapat satu hari dengan kadar silika tinggi (200 ppb), yang memerlukan tindak lanjut perbaikan kualitas air. Dari penelitian yang sudah dilakukan dapat disimpulkan bahwa parameter analisis yang digunakan berguna untuk mengontol parameter kualitas air di PT PLN Nusantara Power, dari hasil analisis yang didapatkan dapat diketahui informasi mengenai kerusakan alat dan kelayakan air dalam siklus uap air
Copyrights © 2024