PT PLN Nusantara Power UP Tanjung Awar – Awar merupakan salah satu pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) berkapasitas 2 × 350 MW di Indonesia yang menggunakan batubara sebagai bahan bakar utamanya. Proses pada PLTU melibatkan penggunaan steam untuk memutar sudu turbin guna menghasilkan gerakan mekanik yang kemudian dikonversi menjadi listrik melalui generator. Steam yang digunakan berasal dari pemanasan air di dalam boiler untuk di ubah fasenya menjadi uap kering melalui panas hasil pembakaran batubara. Guna meningkatkan efisiensi produksi pabrik, serta meringankan beban boiler dan konsumsi batubara maka diperlukan evaluasi alat low pressure heater. Evaluasi ini bertujuan untuk mengetahui kinerja low pressure heater (LPH) apakah alat tersebut masih layak atau perlu dilakukan perbaikan. Metode yang digunakan untuk menghitung kinerja low pressure heater menggunakan The American Society of Mechanical Engineers Performance Test Codes (ASME PTC) 12.1, dengan menghitung variabel nilai Terminal Temperature Difference (TTD), Drain Cooler Approach (DCA), dan Temperature Rise (TR). Hasil perhitungan menunjukkan bahwa kinerja low pressure heater di PLTU Tanjung Awar – Awar masih berfungsi dengan baik. Kesimpulan dari evaluasi ini adalah bahwa alat low pressure heater masih layak digunakan dan tidak memerlukan perbaikan saat ini.
Copyrights © 2024