Penyelenggaraan ibadah haji di Indonesia melibatkan berbagai pihak, termasuk Kementerian Agama yang bertanggung jawab dalam pengelolaan dan pelayanan haji. Untuk meningkatkan kualitas pelayanan, Kementerian Agama mengembangkan Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (SISKOHAT) sebagai sistem informasi yang mengelola data calon jemaah haji secara terpadu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas SISKOHAT dalam penyelenggaraan ibadah haji pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Hulu Sungai Utara. Pendekatan kualitatif digunakan dengan metode wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen. Indikator yang digunakan meliputi persepsi pengguna, proses pengelolaan data, dukungan teknis, infrastruktur pendukung, koordinasi dan komunikasi, serta kebijakan dan regulasi terkait SISKOHAT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SISKOHAT sangat efektif karena dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu persepsi pengguna, proses pengelolaan data, dukungan teknis, infrastruktur pendukung, koordinasi dan komunikasi, serta kebijakan dan regulasi yang berlaku.
Copyrights © 2024