Tanaman tomat (Solanum lycopersicum L.) banyak dibudidayakan hampir diseluruh dunia. Tiap tahun tanaman tomat memiliki penurunan produksi yang diakibatkan oleh banyak hal, salah satunya adalah serangan Fusarium oxysporum. Salah satu cara untuk mengendalikan penyakit F. oxysporum adalah dengan penggunaan agen pengendali hayati, yaitu Beauveria bassiana. Selain dapat meningkatkan ketahanan tanaman dari serangan organisme pengganggu, B. bassiana juga memacu pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan waktu pemberian B. bassiana yang efektif dalam mengatasi serangan layu tanaman tomat. Desain penelitian ini menggunakan RAL. Pengujian B. bassiana dilakukan pada 3 dan 7 hari sebelum tanam, 3 dan 7 hari sesudah tanam, dan saat tanam. Data diuji menggunakan ANOVA dan Duncan 5%. Hasil menunjukkan B. bassiana telah memenuhi standar mutu sebagai agen pengendali hayati sesuai Keputusan Menteri Pertanian No. 70/Permentan/SR.140/19/2011 serta telah sesuai SNI 8027.1: 2014. Seluruh perlakuan pemberian B. bassiana mampu menekan kelayuan patogen hingga 0,4 %, B. bassiana juga berpengaruh pada tinggi tanaman, jumlah cabang, jumlah daun, panjang akar, panjang daun, bobot kering dan basah tanaman. Pada penelitian ini perlakuan B. bassiana terbaik untuk pertumbuhan dan hasil adalah T4, yaitu pemberian B. bassiana 3 hari setelah tanam.
Copyrights © 2024