Plastik biodegradable merupakan plastik yang terbuat dari bahan alam yang mudah didaur ulang dan mempunyai sifat yang mampu terurai secara alami. Kelebihan plastik biodegradable setelah habis pakai akan hancur terurai oleh aktivitas mikroorganisme menjadi air dan gas CO2. Pati merupakan salah satu bahan dasar pembuatan plastik biodegradable, pati tersebut dapat diperoleh dari kulit singkong. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis kualitas plastik biodegradabale terhadap ketahanan air dan biodegradasi di dalam tanah. Tahapan penelitian meliputi pembuatan pati kulit singkong, ekstraksi selulosa serat daun nanas, pembuatan plastik biodegradable, yang terdiri dari 3 perlakuan, yaitu variasi selulosa 1,5 gram, 2 gram dan 2,5 gram untuk masing – masing 10 gram pati kulit singkong. Hasil dari penelitian uji ketahanan air variasi selulosa 1,5 gram memiliki rata – rata ketahanan air sebesar 78,05%, variasi selulosa 2 gram memiliki rata – rata ketahanan air sebesar 81,84% dan variasi selulosa 2,5 gram memiliki rata – rata ketahanan air sebesar 86,63%. Makin banyak selulosa yang ditambahkan makin memengaruhi ketahanan air plastik biodegradable. Hal tersebut menunjukkan bahwa variasi selulosa 1,5 gram, 2 gram dan 2,5 gram berpengaruh nyata terhadap uji ketahanan air. Sedangkan hasil terbaik untuk uji biodegradasi terdapat pada variasi selulosa 1,5 gram yang terdegradasi sempurna pada hari ke-6.
Copyrights © 2024