Tujuan penelitian ini adalah menganalisis penerapan metode balanced scorecard sebagai alternatif dalam pengukuran kinerja secara komprehensif Perusahaan Daerah Tangerang. Untuk mencapai tujuan tersebut, maka penelitian ini dilakukan dengan menggunakan beberapa metode analisis yaitu mengetahui visi dan misi perusahaan serta pengukuran kinerja dari masing-masing perspektif. Pengukuran kinerja yang hanya berfokus pada aspek keuangan saja untuk mengukur kinerja eksekutif tidak lagi memadai. Pengukuran kinerja dengan sistem ini menyebabkan orientasi perusahaan hanya pada keuntungan jangka pendek dan cenderung mengabaikan kelangsungan hidup perusahaan dalam jangka panjang. Oleh karena itu dikembangkan suatu konsep pengukuran kinerja perusahaan yang cukup komprehensif yaitu Balanced Scorecard, yang terdiri dari empat perspektif yang meliputi perspektif keuangan, konsumen, proses internal bisnis, serta pembelajaran dan pertumbuhan. Untuk mendukung penelitian ini, peneliti menyebarkan kuisioner kepada karyawan. Polulasinya adalah seluruh karyawan Perusahaan Daerah Tangerang, sedangkan sampel yang diambil masing-masing adalah 10 orang, yaitu dari divisi keuangan, divisi administrasi, satuan pengawas intern dan divisi tehnik dan penertiban. Hasil kuisioner tersebut juga telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Dari hasil analisis pengukuran kinerja pada Perusahaan Daerah Tangerang dengan menggunakan konsep Balanced Scorecard dapat disimpulkan bahwa dari keempat perspektif yang dianalisis ada beberapa kinerja yang belum baik. Oleh karena itu perusahaan diharapkan dapat lebih meningkatkan kinerjanya dengan menyeimbangkan antara kinerja dari aspek keuangan dan non keuangan guna mewujudkan visi dan misi nya. Kata Kunci: pengukuran kinerja; balanced scorecard
Copyrights © 2024