Penelitian ini merupakan studi deskriptif kualitatif yang memanfaatkan data primer dan sekunder. Tujuannya adalah menganalisis perkembangan industri manufaktur di Indonesia yang cenderung mengalami deindustrialisasi, meskipun industri ini memberikan kontribusi besar terhadap Produk Domestik Bruto, penyerapan tenaga kerja, pemasukan pajak dan devisa, penciptaan nilai tambah, serta transfer teknologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk mewujudkan industri yang tangguh pada tahun 2035, diperlukan fondasi yang kuat dan transformasi ekonomi yang inklusif di sektor manufaktur. Hal ini dapat dicapai melalui pemanfaatan sumber daya alam yang memberikan nilai tambah, kesiapan sumber daya manusia, dan pasokan energi yang memadai. Struktur industri yang dibutuhkan di Indonesia harus memiliki keterkaitan yang kuat dan sinergis antar sub-sektor industri serta dengan sektor ekonomi lainnya, memiliki kandungan lokal yang tinggi, mampu tumbuh secara berkelanjutan, dan tahan terhadap gejolak ekonomi global
Copyrights © 2024