Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Coping Strategi Perempuan Lajang Terhadap Stigma Perawan Tua Anisya, Nabila; Heniyati, Heniyati; Kamalia, Erly Rizky
IJouGS: Indonesian Journal of Gender Studies Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/ijougs.v4i2.7513

Abstract

Anggapan masyarakat bahwa seseorang harus menikah pada usia tertentu telah mendorong perkembangan stigma terhadap perempuan tua yang semakin merebak. Perempuan yang dianggap berada pada ”usia krisi menikah”, mengejar pendidikan, memprioritaskan karir dan ingin lebih dulu membahagiakan orang tua malah diberi label perawan tua. Penelitian ini akan mengungkap bagaimana bentuk coping strategi yang dilakukan para wanita lajang dalam menghadapi stigma perawan tua. Penelitian ini termasuk dalam penelitian kualitatif dengan metode deskriptif analitis dengan sumber data 15 perempuan lajang usia 25 tahun atau lebih dan didukung beberapa hasil penelitian terdahulu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat enam strategi coping yang digunakan oleh para perempuan lajang dalam menghadapi stigma perawan tua yaitu: Planful Problem Solving dengan cara pembuktian diri, melakukan berbagai kegiatan yang positif dan bermanfaat, serta menjaga hubungan dengan masyarakat; pengendalian diri; penilaian kembali positif dengan menerima takdir Tuhan; memusatkan perhatian pada candaan; menghindari topik dan mengekspresikan emosi.
Coping Strategi Perempuan Lajang Terhadap Stigma Perawan Tua Anisya, Nabila; Heniyati, Heniyati; Kamalia, Erly Rizky
IJouGS: Indonesian Journal of Gender Studies Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/ijougs.v4i2.7513

Abstract

Anggapan masyarakat bahwa seseorang harus menikah pada usia tertentu telah mendorong perkembangan stigma terhadap perempuan tua yang semakin merebak. Perempuan yang dianggap berada pada ”usia krisi menikah”, mengejar pendidikan, memprioritaskan karir dan ingin lebih dulu membahagiakan orang tua malah diberi label perawan tua. Penelitian ini akan mengungkap bagaimana bentuk coping strategi yang dilakukan para wanita lajang dalam menghadapi stigma perawan tua. Penelitian ini termasuk dalam penelitian kualitatif dengan metode deskriptif analitis dengan sumber data 15 perempuan lajang usia 25 tahun atau lebih dan didukung beberapa hasil penelitian terdahulu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat enam strategi coping yang digunakan oleh para perempuan lajang dalam menghadapi stigma perawan tua yaitu: Planful Problem Solving dengan cara pembuktian diri, melakukan berbagai kegiatan yang positif dan bermanfaat, serta menjaga hubungan dengan masyarakat; pengendalian diri; penilaian kembali positif dengan menerima takdir Tuhan; memusatkan perhatian pada candaan; menghindari topik dan mengekspresikan emosi.