ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana kurikulum Merdeka diimplementasikan melalui projek penguatan profil pelajar Pancasila (P5) dalam membentuk karakter peserta didik di SMA Negeri 1 Karangnunggal. Projek P5 merupakan bagian dari kurikulum Merdeka yang bertujuan membentuk pelajar Indonesia yang menginternalisasi nilai-nilai Pancasila dalam perilaku mereka. Teori yang mendasari penelitian ini adalah teori pembelajaran sosial dari Albert Bandura, dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan mencakup wawancara dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini meliputi kepala sekolah, ketua divisi projek P5, dan peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di SMA Negeri 1 Karangnunggal dengan empat tema projek P5 telah diimplementasikan. Pembentukan karakter peserta didik melalui tema-tema tersebut didasarkan pada enam dimensi profil Pelajar Pancasila: 1) Tema suara demokrasi (menyertakan dimensi bergotong royong, berkebhinekaan global, dan bernalar kritis), 2) Gaya hidup berkelanjutan (menyertakan dimensi beriman, bertaqwa kepada Tuhan YME, berakhlak mulia, bernalar kritis, dan kreatif), 3) Kewirausahaan (menyertakan dimensi beriman, bertaqwa kepada Tuhan YME, berakhlak mulia, bergotong royong, kreatif, dan mandiri), 4) Bhineka Tunggal Ika (menyertakan dimensi berkebhinekaan global, bernalar kritis, dan kreatif).
Copyrights © 2024