Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi dan frekuensi pemberian plant growth promoting rhizobacteria (PGPR) terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman okra hijau (Abelmoschus esculentus L.). Penelitian ini dilaksanakan di Desa Klaling, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus, pada bulan Februari sampai bulan Mei 2023. Penelitian faktorial berpola Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL). Terdiri dari 2 (dua) faktor sebagai perlakuan. Faktor yang pertama adalah konsentrasi (K) PGPR dengan 3 taraf perlakuan yaitu: K1(10ml/l), K2 (20ml/l), K3 (30ml/l). Faktor kedua adalah frekuensi pemberian PGPR dengan 2 taraf perlakuan yaitu: F1 (2 kali pemberian yaitu 1x pada masa vegetatif dan 1x masa generatif) dan F2 (4 kali pemberian yaitu 2x masa vegetatif dan 2x masa generatif). Parameter yang diamati meliputi: 1) tinggi tanaman, 2) umur berbunga, 3) jumlah buah per tanaman, 4) bobot buah per tanaman, 5) diameter buah, 6) panjang buah. Berdasarkan hasil penelitian, perlakuan K2F1 (20ml/l dengan 2x pemberian PGPR: 1x fase vegetative dan 1x fase generatif) memberikan pengaruh yang lebih baik pada parameter umur berbunga, bobot buah per tanaman dan diameter buah.
Copyrights © 2024