Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui profil organ non karkas Ayam Kampung umur 13-18 minggu yang diberikan arginine-lysine dalam pakan rendah protein. Penelitian dilaksanakan di Kelompok Tani Perempuan Sion, Kelurahan Sasi, Kefamenanu dari bulan Mei–Agustus 2022. Ternak yang digunakan adalah 80 ekor Ayam Kampung umur 3 bulan. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan. Kelima perlakuan tersebut adalah P0: 0,50% arginine + 0,42% lysine + 17% CP; P1: 0,60% arginine + 0,51% lysine + 16% CP; P2: 0,70% arginine + 0,60% lysine + 15% CP; P3: 0,80% arginine + 0,69% lysine + 14% CP; dan P4: 0,90% arginine + 0,78% lysine + 13% CP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata berat hidup, berat non karkas dan berat darah tertinggi pada perlakuan P2 (1700,73±50,14 g/ekor; 664,95±24,19 g/ekor; 71,76±11,29 g/ekor). Berat bulu, berat kepala dan leher serta berat kaki tertinggi masing-masing pada perlakuan P3 (102,50±3,42 g/ekor); P0 (166,00±25,65 g/ekor); dan P1 (58,75±3,20 g/ekor). Analisis statistik menunjukkan bahwa perlakuan berpengaruh nyata terhadap berat hidup dan berat non karkas (P<0,05) sedangkan berat darah, berat bulu, berat kepala-leher, dan berat kaki berpengaruh tidak nyata. Disimpulkan suplementasi 0,70% arginine + 0,60% lysine pada pakan 15% CP memberikan hasil optimal terhadap berat hidup dan non karkas Ayam Kampung umur 13-18 minggu.
Copyrights © 2024